tembakau itu telah mengambil
nafas bapakku
ketika paru tidak berfungsi lagi
dan kanker menjalar dan berpesta
aku menjadi muak dan benci
pada tembakau
yang telah menelan hak warisku
meninggalkan nestapa
kerna tidak ada lagi harta tersisa
bahkan untuk ritual tradisi
3 hari
7 hari
40 hari
ah tembakau
kebencian mendalam padamu
justru mendatangkan suka
sungguh
pada isapan pertama yang panjang
kutemukan imajinasi
asap yang kuhembus
adalah inspirasi
isapan kedua mendatangkan gelombang
puisiku mengalir dengan gampang
ketika paru tidak berfungsi lagi
dan kanker menjalar dan berpesta
aku menjadi muak dan benci
pada tembakau
yang telah menelan hak warisku
meninggalkan nestapa
kerna tidak ada lagi harta tersisa
bahkan untuk ritual tradisi
3 hari
7 hari
40 hari
ah tembakau
kebencian mendalam padamu
justru mendatangkan suka
sungguh
pada isapan pertama yang panjang
kutemukan imajinasi
asap yang kuhembus
adalah inspirasi
isapan kedua mendatangkan gelombang
puisiku mengalir dengan gampang
menghanyutkan keputusasaan
ya telah kunikmati kehadiranmu pada isapan ketiga
ya telah kunikmati kehadiranmu pada isapan ketiga
ditengah kebencian yang mulai pudar
