kemudian malaikat maut itu berkeliaran di jalan jalan pongah
ditangannya ada sabit
mengayun membelah mati semua rintihan
tersendat dalam pekat malam
bahkan rintihan tersangkut yang merintih di alang alang
bergelimpangan di jalan panjang tanpa hambatan
terhempas dalam gang gang yang tidak berujung
tidak ada pertanyaan atau seseorang bertanya seketika
bisa saja tragedi bergulir menggilir ditengah terik matahari
tidak lagi memilah milah korban dengan pasti
musibah kadangkala bukan bencana
bencana kadangkala mendatangkan setumpuk kebaikan
kehendak tuhan diluar nalar alam jagat semesta
kita hanya pasrah menerima
(wates-kulonprogo)