ketika "Nasihat Pakdhe Untuk Thole" aku terbitkan
Jansori Andesta dan Er. Fendra komen "aku nggak tau artinya"
lalu malam ini aku coba menjelaskan
meskipun bulan belum purnama
tapi bintang menyinari cukup beranda hati kita
mudah-mudahan ada manfaat dan berguna
sedikit tentang filsafat jawa
filsafat yang juga dipunyai banyak suku bangsa kita
aku menulis
piye khabare le
pakdhe Soeharto bertanya
apa khabarnya anakku
ojo dumeh ya
jangan sombong ya
mentang mentang pendatang baru yang punya stok tulisan banyak
lalu dua puluh artikel dalam waktu bersamaan kau publish di kompasiana
akibatnya karya tulis dari penulis lain bergeser cepat kehalaman 2
nggak sempat terbaca, kasihan
tulisanmu juga kena dampak
karena orang juga enggan membaca semuanya
ayo, marilah kita tidak merendahkan penulis lain
kata kho ping ho
diatas langit masih ada langit
ojo kagetan
jangan terkaget kaget mudah terkejut
tatkala satu artikel dibaca ribuan orang
seperti
http://hukum.kompasiana.com/2013/08/15/fransisca-yofie-media-dan-polisi-tragedi-seonggok-hawa-nafsu-584476.html
dibaca 1426 orang
seperti
http://fiksi.kompasiana.com/puisi/2013/06/04/the-power-of-words-562261.html
dibaca 12233 orang melalui facebook,blogger dan kompasiana
kita belajar dari sukses mereka
ojo gumunan
jangan kagum berlebihan ketika melihat satu masalah
pandanglah sesuai porsinya dan bersikap wajar
agar kita tidak kecewa
kita kagum melihat chelsea melumat indonesia 8-1
kau bilang I am the Blue Army
dan kecewa ketika chelsea dibantai madrid 4-0
sugih tanpa bhanda
kaya tanpa harta benda
kekayaan itu tidak hanya berupa harta benda
kemampuan menulis dan mengajarkan pada orang banyak
merupakan salah satu kekayaan yang bermanfaat
pahala melimpah adalah kekayaan bathin
mikul dhuwur mendem jero
seperti kita menghormati kedua orang tua kita
kita junjung tingi kebaikannya
kita pendam dalam-dalam kesalahannya
menang tanpo ngasorake
tidak perlu bangga ketika berhasil
tak perlu menghina pada yang kalah
kalah menang silih berganti
ngluruk tanpo bolo
bertarunglah secara kesatria
tidak perlu bawa teman untuk kroyokan
bersaing dengan taktik dan strategi
tentu sangat menyenangkan
lalu pakdhe Soeharto bertanya
isih penak jaman saiki po ?
masih enak jaman sekarang apa?
(wates-kulonprogo)