Kamis, 30 Agustus 2012

BIADAB

sore ini aku tidak ingin mandi
biarlah keringatku menjadi daki
menutup kebiadaban yang tidak pernah berhenti
biarlah dakiku menjadi lumut
menghambat segala langkah
yang tak pernah surut
menghasut dalam selimut
biarlah lumutku
menjadi licin dan berlendir
barangkali satu saat nanti
ada hati yang tergelincir
jatuh menjadi sadar dan sabar
kemudian menunggu kedatanganmu
dengan telunjuk terhunus
mengajak antri kedalam peradaban

Rabu, 15 Agustus 2012

BERIKAN MAAFMU

aku tidak tahu
apakah status hari ini yang meluncur dalam hidanganmu
dan telah kau telan diatas piring-piring maya
akan menjadi persembahan terakhir
karena nyawa dan raga bukan milikku
maka adalah pantas
menuntut ma'af padamu
pada sahabat terbaikku
yang ada disaat suka dan duka
yang hadir dengan beragam komentar
memuji dengan ikhlas
kelucuan dalam bercanda
datang dengan nasehat bijaknya
yang kadang-kadang nakal
bahkan
kritikanmu yang menikam jantung
terhadap tulisanku yang nista
yang tersaji antara pantas dan tidak pantas
tidak pernah terasa menyakitkan bagiku
membuat hati menyukainya
maka adalah pantas aku menuntut
sebelum waktu datang menjemput
menutup statusku dalam kabut

Kamis, 09 Agustus 2012

KEMANA SEPIKU ?

aku bertanya malam itu
tentang dengkur siapa
yang telah merampas sepiku
dari sebuah kamar tak berlampu

aku mencari
kemana jejak sepi yang pergi
mungkinkah ada persembunyian
yang berselimut awan
saat bulan sedang purnama
saat serigala melolong
menunjukkan keperkasaannya
saat dukamu merintih menahan rindu
namun sepiku tak pernah kembali
mengisi ruang malam yang panjang
untuk bersatu dengan dengkur
atau secangkir kopi