Minggu, 25 Agustus 2013

MASALAH BUAT ELO ?

kami memang keluarga PKI
tapi tak pernah mengrongrong negeri
juga demonstrasi
tidak protes sana sini
apalagi korupsi
tak perlu kau maki maki
kami taat undang undang meski sering kau ganti
katamu itu revisi
kami mengisi kemerdekaan dengan keringat sejati
bayar pajak dan restribusi
tak pernah telat barang sehari
itu semua sudah kewajiban kami
meski kau sembunyi sembunyi, lalu korupsi
kami tak kecewa
cukup berdo’a
semoga kau menyadarinya
dan ditangkap kapeka
kami memang keluarga PKI
mbakyuku Protestan
kakangku Katolik
dan aku Islam
masalah buat lo ?
*
(eyang gendut, wates-kulonprogo)

Minggu, 18 Agustus 2013

KETIKA PUTRIKU MENGAKU HAMIL

I
bumi  tempat berpijak
menelanku
mengubur dalam
langit  runtuh menghimpit
sesak didada
petir menyambar pada malam berbintang
aku tersengal dan tersedak
sesaat kau mengatakan  sambil terisak :
“pak aku hamil”
orang tua mana tak hancur hatinya
putri cantik hamil diluar nikah
kesabaranlah yang membuat bijak terpelihara
pasrah pada keterbatasan yang kumiliki
dan menjadikannya my destiny
“nduk, siapa yang telah berbuat padamu ?”
“tukiyo pak, putra pak tukiman, yang punya percetakan“
“ya sudah nggak usah menangis lagi, bapak suka kok punya mantu tukiyo”
aku lihat rembulan kembali bercahaya
“mbesok nduk, bapak datang kepercetakan memberitahu pak tukiman”

II
di percetakan aku  menjelaskan pada pak tukiman
dengan bahasa santun kusampaikan
tanggung-jawabnya atas semua kejadian
tentang putriku yang telah berisi   
tapi jawaban sungguh menyakitkan
pak tukiman berkata sambil mengepal tangan

“ISI DILUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN”

Jumat, 16 Agustus 2013

SAJAK KENANGANGAN TENTANG PAKDHE SOEHARTO

ketika "Nasihat Pakdhe Untuk Thole" aku terbitkan
Jansori Andesta dan Er. Fendra komen "aku nggak tau artinya"
lalu malam ini aku coba menjelaskan
meskipun bulan belum purnama
tapi bintang menyinari cukup beranda hati kita
mudah-mudahan ada manfaat dan berguna
sedikit tentang filsafat jawa
filsafat yang juga dipunyai banyak suku bangsa kita
aku menulis

piye khabare le
pakdhe Soeharto bertanya
apa khabarnya anakku

ojo dumeh ya
jangan sombong ya
mentang mentang pendatang baru yang punya stok tulisan banyak
lalu dua puluh artikel dalam waktu bersamaan kau publish di kompasiana
akibatnya karya tulis dari penulis lain bergeser cepat kehalaman 2
nggak sempat terbaca, kasihan
tulisanmu juga kena dampak
karena orang juga enggan membaca semuanya
ayo, marilah kita tidak merendahkan penulis lain
kata kho ping ho
diatas langit masih ada langit

ojo kagetan
jangan terkaget kaget mudah terkejut
tatkala satu artikel dibaca ribuan orang
seperti http://hukum.kompasiana.com/2013/08/15/fransisca-yofie-media-dan-polisi-tragedi-seonggok-hawa-nafsu-584476.html
dibaca 1426 orang
seperti http://fiksi.kompasiana.com/puisi/2013/06/04/the-power-of-words-562261.html
dibaca 12233 orang melalui facebook,blogger dan kompasiana
kita belajar dari sukses mereka

ojo gumunan
jangan kagum berlebihan ketika melihat satu masalah
pandanglah sesuai porsinya dan bersikap wajar
agar kita tidak kecewa
kita kagum melihat chelsea melumat indonesia 8-1
kau bilang I am the Blue Army
dan kecewa  ketika chelsea dibantai madrid 4-0

sugih tanpa bhanda
kaya tanpa harta benda
kekayaan itu tidak hanya berupa harta benda
kemampuan menulis dan mengajarkan pada orang banyak
merupakan salah satu kekayaan yang bermanfaat
pahala melimpah adalah kekayaan bathin

mikul dhuwur mendem jero
seperti kita menghormati kedua orang tua kita
kita junjung tingi kebaikannya
kita pendam dalam-dalam kesalahannya

menang tanpo ngasorake
tidak perlu bangga ketika berhasil
tak perlu menghina pada yang kalah
kalah menang silih berganti

ngluruk tanpo bolo
bertarunglah secara kesatria
tidak perlu bawa teman untuk kroyokan
bersaing dengan taktik dan strategi
tentu sangat menyenangkan

lalu pakdhe Soeharto bertanya
isih penak jaman saiki po ?
masih enak jaman sekarang apa?

(wates-kulonprogo)


Rabu, 07 Agustus 2013

LALU KALIAN MENGELUH BELUM MERDEKA




68 tahun proklamasi kemerdekaan dicanangkan
wau tidak sebentar mas bro
jalan panjang yang terentang  itu sepertinya belum selesai
menghantar keadilan
kesejahteraan
seperti yang diharapkan pahlawan, sesepuh bangsa dan kita semua
lalu kau bertanya siapa mereka ?
dan kucoba menjelaskan pada mu
Teuku Umar, Imam Bonjol, Pangeran Diponegoro
adalah pahlawan yang menghadang penjajah belanda
Soekarno dan Hatta
pahlawan
proklamator kemerdekaan dan kebebasan
Sudirman, Abdurrahman Saleh, Adi Soetjipto
adalah pahlawan pejuang
yang mempertahankan kemerdekaan
dengan jiwa raga
ketika serangan agresi belanda membabi buta
19 empat puluh tujuh
dan
19 empat  puluh delapan
mereka rindu ingin kembali ke negri gemah ripah loh jinawi
inilah  ujian ketahanan kemerdekaan yang kau miliki
semboyan merdeka atau mati
terpatri dalam hati
luluh lantakkan belanda
mereka menyerah pergi angkat kaki
*
lalu kalian mengeluh
negri kita belum merdeka
dan merasa negri ini tengah dijajah jepang dan amerika
tidak pernahkah kalian introspeksi
telah salah memilih wakil mu pada pemilu
telah salah memilih lurah, walikota, bupati, gubernur
bahkan memilih presidenmu
ternyata kalian terlalu mudah disuap janji
tergiur tebaran pesona
dan kau telah tertipu
*
kemudian di mata mu perjuangan kami seperti tidak berarti
padahal masalah sebenarnya
karena kalian tidak mampu
mengisi kemerdekaan
kecuali dengan keluhan berkepanjangan
salam  merdeka  mas bro !!!
*